Pertambangan
Indominco Sabet 4 Penghargaan CSR Awards 2008
BASIR DAUD
Lokasi penumpukan batu bara milik PT Indominco
Kamis, 5 Maret 2009 | 23:16 WITA

BONTANG - PT Indominco Mandiri menyabet 4 penghargaan CSR Awards dari berbagai kategori yang digelar Departemen Sosial bekerjasama dengan Corporate Forum for Community Development (CFCD). PT IM bersaing dengan dengan enam perusahaan tambang yakni  PT Adaro Indonesia, PT Berau Coal,  PT Bukit Asam, PT Arutmin Indonesia  dan PT  Kaltim Prima Coal (KPC).

"Penyerahan CSR Awards 2008 dilakukan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah di Hotel Ritz Carlton Pasific Place, SCBD, Jakarta, Senin (23/2)," ujar Community Rekations Manager PT IM Muhammad Ilham saat ditemui, Kamis (5/3).
Kategori CSR Award 2008 tersebut meliputi kategori Sosial, Ekonomi, Lingkungan, Sosial Ekonomi, Ekonomi Lingkungan, Sosial Lingkungan, Sosial Ekonomi dan Lingkungan.

Mensos Bachtiar Chamsyah  mengatakan, program CSR adalah bagian dari kinerja perusahaan dalam mensejahterakan masyarakat sekitar. "Saya yakin kinerja sosial yang ada di masing-masing perusahaan saat ini bukan hanya karena peraturan pemerintah, tetapi karena sudah menjadikan etika sosial sebagai bagian dari kinerja perusahaan," katanya. Ia berharap, kegiatan CSR ke depan lebih fokus pada usaha-usaha kesejahteraan sosial dalam kaitan penyelesaian masalah sosial terutama di lingkungan perusahaan.

Sementara itu, Ketua CFCD Thendri Supriatno mengatakan penghargaan CSR Awards ke kalangan perusahaan merupakan wujud apresiasi masyarakat terhadap mereka yang menjalankan tanggung jawab sosialnya. "Di masa yang akan datang diharapkan corporate makin berperan besar dalam keterlibatan pembangunan masyarakat," katanya.

Dalam kesempatan yang sama Menteri Sosial juga mencanangkan secara nasional, gerakan Corporate Social Responsibility (CSR), sebagai wujud komitmen perusahaan menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat dan lingkungan.
Muhammad Ilham mengatakan, keberhasilan PT IM tak lepas dari dukungan total manajemen ITM Banpu Group. "Di samping itu dukungan dari Camat Teluk Pandan, Camat Marang Kayu, Camat Bontang Selatan, ditambah dukungan total Karang Taruna (Adega), Ibu-Ibu Hitim, dan Assoisasi Penjahit Indominco Mandiri (APIM)," katanya. (*/asi)

1 dari 1 Halaman Komentar | First Prev Next Last

semoga pelaksanaan CSR bukan hanya bertujuan sebagai lips service atau hanya untuk mendapatkan awards saja tetapi harus benar2 berguna bagi masyarakat kaltim khususnya masyarakat lingkar tambang.......

Posted by: agustinus bayuadji.SH | Sabtu, 19 Juni 2010 | 19:03 WITA

Memang seharusnya model sperti Indominco harus ditiru. Tidak seperti yang terjadi di Kabupaten Paser, khususnya daerah Petangis dimana berloaksi tambang batubara KP. PT. .........; pada saat ini telah melakukan penambangan batubara dan mengangkut ke pelabuhan, pada diketahui bahwa dokumen AMDAL dan ijin Pelabuhan belum ada. Bagaimana ini bisa terjadi. Juga telahu melakukan kegiatan pemboran dilokasi hutan kawasan budidaya non kehutanan; padahal ijin dari departemen kehutanan belum ada. Agar dilakukan investigasi oleh Kantor Bupati selakuk pemberi ijin

Posted by: Joko Susilo | Minggu, 28 Juni 2009 | 18:14 WITA

perlu diketahui warga bontang bahwa tambang indo minco diblok timur terdapat delapan anak sungai yang menuju ke sungai utama sungai bontang sungai ini terletak dibelakang mees palakan pama bisa dilihat digoogle eart jadi kalo da pejabat bilang tidak ada hub indominco dengan banjir sekarang mungkin tapi ukur dulu berapa tinggi air sekarang jika banjir dan tinggi air nanti jika blok timur sudah ditambang biar pejabat bontang dan itm ketahuan bohongnya

Posted by: andre | Senin, 20 April 2009 | 11:05 WITA

saya mahasiswa teknik geodesi Undip 2006 .Ingin mengajukan permohonan Kerja praktek di perusahaan bapak.Apakah bisa menerima permohonan KP di perusahaan bapak.terima kasih

Posted by: agil permana putra | Kamis, 19 Maret 2009 | 12:42 WITA

BAGAIMANA KEPEDULIAN INDOMINCO THD BANJIR DI BONTANG? KATANYA BUKAN DISEBABKAN MRK, DG ALASAN AREAL MRK YG DI BGN ULU (DAS) BONTANG BLM DIEKSPLOITASI, TAPI KALO KITA MAU JELI, POHON2 BESARNYA PASTI SUDAH DITEBANG DLM RANGKA IPK TAMBANG

Posted by: ADRIAN HAKIM | Jumat, 6 Maret 2009 | 06:37 WITA

komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
© 2008 Kompas Gramedia. All rights reserved