Pemilu 2009
Sejumlah Purnawirawan TNI Dukung Gerindra-Prabowo

Minggu, 5 April 2009 | 21:17 WITA

JAKARTA- Sejumlah purnawirawan TNI menyatakan dukungan mereka terhadap Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dalam pemilihan umum (pemilu) legislatif mendatang, sekaligus mendukung sosok Ketua Dewan Pembina-nya, Prabowo Subianto, sebagai calon presiden (capres) mendatang.

Hal itu disampaikan mantan Kasospol ABRI, Letjen (Purn) Haryoto PS, Minggu (5/4), dalam jumpa pers di kediamannya di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur. Dalam daftar nama purnawirawan TNI yang dibagikan ke wartawan, sedikitnya para pendukung yang terlibat sebanyak 19 orang. Mereka antara lain mantan Kepala BAIS Letjen (Purn) Farid Zainudin, Mayjen (Purn) Budi Sudjana, Mayjen (Purn) Haris Sudarno, Mayjen (Purn) Asril Tanjung, Letjen (Purn) Murdiono, dan Letjen (Purn) Yogi Supardi. Selain itu juga ada nama Mayjen (Purn) Glenny Kairupan, yang juga Ketua DPP Partai Gerindra.

"Kami tidak mengatasnamakan persatuan purnawirawan, baik ABRI (Pepabri), maupun ketiga (matra) angkatan seperti PPAD, PPAL, atau PPAU. Kami berangkat dari pilihan politik masing-masing pribadi. Sebagai purnawirawan TNI kami punya hak pilih," ujar Haryoto.

Lebih lanjut tambah Haryoto, masih ada banyak purnawirawan TNI lain yang melakukan hal serupa dan siap menggunakan jaringan mereka untuk memenangkan Partai Gerindra dan Prabowo sebagai calon presiden. Pilihan untuk mendukung Partai Gerindra menurut Haryoto dilakukan dengan pertimbangan partai politik itu dan tokohnya, Prabowo Subianto, memiliki kesamaan pandangan politik dan cita-cita untuk mengembalikan konstitusi Undang-Undang Dasar 1945 seperti semula, sebelum empat kali diamandemen.

Empat kali proses amandemen konstitusi menurut Haryoto sudah mengubah roh dan bahkan nyaris menghilangkan dasar negara Indonesia, Pancasila. Mereka mengaku keberatan dengan konstitusi yang diterapkan sekarang dan ingin mengembalikannya seperti semula. Pilihannya adalah dengan menggunakan cara-cara konstitusional, mengikuti pemilu, dengan memberikan suara dukungan mereka ke Partai Gerindra.

Lewat partai politik bernomor urut lima itu para purnawirawan TNI, tambah Haryoto, akan berjuang mengembalikan ketentuan konstitusi sesuai amanat para pendiri bangsa. "Demokrasi sekarang kan sekadar demokrasi mayoritas, yang terbanyak yang menang. Bahkan Pancasila sudah semakin ditinggalkan dan dilupakan. Ketika kami mendengar dalam manifesto, visi, dan misi Partai Gerindra menegaskan akan kembali ke UUD 1945, kami langsung mendukung," ujar Haryoto.

Lebih lanjut dalam jumpa persnya usai menggelar kampanye terakhir Partai Gerindra di lapangan Lapas Anak Tangerang, Banten, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan pihaknya optimistis meraih dukungan signifikan sehingga mampu mencalonkan dirinya sebagai calon presiden. "Saya optimis Partai Gerindra dapat mencalonkan saya sebagai capres. Kalau perolehannya kurang (untuk mengajukan capres), ya kami akan berkoalisi. Ada banyak parpol sudah mengajak komunikasi secara intensif. Soal calon wapres, belum dulu. Kami masih akan mecari. Kita lihat perkembangannya," ujar Prabowo.(kompas.com)

komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
© 2008 Kompas Gramedia. All rights reserved