Komunitas
BKNC Berjuang Mengubah Citra Negatif
UDHIN DOHANG/TRIBUN KALTIM
Minggu, 14 Februari 2010 | 15:00 WITA

SEJAK dibentuk pada Februari 2004 silam,  BKNC tergolong gigih mengubah citra negatif terhadap komunitas motor berbagai kegiatan sosial. Komunitas motor yang didominasi oleh kalangan remaja ini diantaranya dengan melakukan berbagai aksi sosial kunjungan rutin ke sejumlah panti asuhan tiap momentum ramadhan.

Tercatat, ada empat panti asuhan yang rutin disambangi BKNC diantaranya, Panti Asuhan Nurul Misbah di Bontang Kuala, panti Hifzhil Quan Al-Bustam di KM 8, Panti Muhammadiyah di Kampung Jawa dan Panti asuhan putri Aisyiah.  "Sudah menjadi agenda rutin tahunan kami mengadakan buka puasa bersama dengan anak-anak panti asuhan yang ada di Bontang," ujar Ketua BKNC, Ivank.

Momentum ramadhan juga senantiasa dimanfaatkan untuk membagi-bagi sembako dan pakaian layak pakai kepada anak-anak panti asuhan. Kegiatan ini  sendiri murni didanai dari sumbangan sukarela seluruh anggota BKNC yang jumlahnya sekitar 60 orang dan iuran wajib anggota sebesar Rp 10.000 perbulan.  "Kami ingin membuktikan bahwa BKNC ini bukan gang motor jalanan, tapi komunitas yang peduli dengan hal-hal sosial," paparnya.

Saat berkendara, seluruh anggota BKNC juga diwajibkan mematuhi UU Lalu Lintas, dengan melengkapi motor mereka sesuai standar safety riding, terutama penggunaan helm standar SNI dan kaca spion motor yang lengkap. Bahkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), secara tegas juga ditegaskan larangan bagi seluruh anggota BKNC melanggar rambu- rambu lalu lintas, kebut-kebutan ataupun sekedar mempertontonkan aksi freestyle di jalan raya.

"Semua itu sudah kami atur dalam AD ART, kalau ada yang melanggar lalu lintas apalagi menggunakan atribut BKNC, biasanya langsung kami tegur," ujar Mus, penasehat BKNC.

Untuk menjaga solidaritas dan persudaraan seluruh anggota, Ivank mengaku rutin berkumpul dengan seluruh personil BKNC tiap akhir pekan. Tempat favorit yang biasanya dipilih adalah perumahan atas laut Bontang Kuala. Sembari menikmati semilir angin laut, ajang kumpul ini juga dimanfaatkan untuk sharing dan evaluasi mengenai perkembangan otomotof terkini.  "Motto kami adalah bersaudara dan bersatu membangun olahraga otomotif di Bontang," tandasnya.(udhin dohang/tribunkaltim cetak) 

komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
© 2008 Kompas Gramedia. All rights reserved