Global Warming
192 Negara Ikuti Konferensi Lingkungan di Bali

Senin, 22 Februari 2010 | 13:12 WITA

DENPASAR - Sebanyak 192 Negara menghadiri pertemuan ke-11 Special Session of the UNEP Governing Council/Global Ministeral Environment Forum (GC-UNEP) yang dibuka oleh Menteri lingkungan hidup Prof. Dr. Ir. Gusti Muhammad Hatta, MS di Nusa dua Bali Senin (22/02/2010).

Dalam pertemuan ini tiga hal utama yang menjadi pembahasan adalah kebijakan lingkungan internasioanl atau international environmental governance dan pembangunan berwawasan lingkungan (sustainable development), serta ekonomi hijau, ekosistem dan keanekaragaman hayati (the green economy, and biodiversity and ecosystems).

Bagi Indonesia, pertemuan ini diharapkan dapat memberi beberapa keuntungan diantaranya mendapatkan bantuan dari UNEP untuk peningkatan kapasitas dalam kaitannya dengan the economics ecosystems and biodiversity khususnya bagi pemerintah daerah, serta pembahasan hukum lingkungan (enviromental law) untuk menyepakati dua buah draft pedoman yang disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan nasional.

"Krisis global saat ini, yakni krisis ekonomi dunia dan krisis perubahan iklim, memberikan pelajaran yang berharga kepada seluruh bangsa di dunia. Krisis global hanya menyediakan pilihan untuk merubah pola pembangunan menjadi pembangunan yang tidak berpihak kepada pro-growth, namun juga pro-poor, pro-job, dan pro environment," ujar Gusti Muhammad Hatta.

Dari pertemuan ini juga diharapkan dapat dihasilkan dua kesepakatan yaitu decision on ocean yang merupakan tindak lanjut dari Manado ocean declaration dan Nusa Dua declaration yang merupakan pesan politis tingkat tinggi.(kompas.com)

komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
© 2008 Kompas Gramedia. All rights reserved