Sport Star
Offroader Samarinda Gapai Prestasi Bersama Mobil dan Burung
Tribun Kaltim/DOK
Jumat, 26 Februari 2010 | 15:05 WITA

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Ahmad Bayasut

Ada saja cerita seseorang mengapai prestasi. Bahkan kadang datangnya tidak terduga. Salah satunya offroader asal Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) ini. Pemilik nama lengkap Taufik Wisnu bisa dibilang pendatang baru di dunia offroad. Berawal dari menonton berbagai ajang offroad membuatnya jiwanya tergerak untuk terjun langsung.



Awal tahun 2007 adalah sejarah bagi Taufik terjun ke dunia offroad. Sebab sebelumnya suami Yusda Sugiarti Wisnu ini merupakan pebalap roda dua. Sebagai roadracer, tentu bicara mesin sudah di luar kepala. Tidak pakai baca buku atau mencari-cari referensi. Artinya seluk beluk mesin bagi Taufik sudah tidak bisa dipisahkan. "Memang awalnya saya dulu pebalap roadrace tapi setelah menonton offroad kok asyik juga," kata pria yang suka mengumbar senyum ini.

Kesempatan tidak datang dua kali benar-benar dimanfaatkanya. Offroad dianggapnya tidak hanya berpotensi menggapai prestasi. Namun bisa dijadikan ajang bisnis bagi pecinta offroad. Hingga kini offroad bagi Taufik sudah menyatu. Beberapa gelar diraihnya dalam berbagai ajang di Kaltim. Walau tantangan serta ganasnya ajang offroad di luar Kaltim belum pernah dicobanya. "Untuk sementara saya bersama tim K2 (Kumpul Kebo 4x4 Offroad Samarinda) konsentrasi di Kaltim karena offroader Kaltim sendiri persaingannya cukup kuat," katanya.


Pria berkulit gelap ini mengaku kecintaanya kepada offroad bertambah setelah melihat para offroader berkumpul. Walau bersaing di trek namun di luar trek rasa persaudaraan offroader ini sangat kuat. Pasti banyak yang diperbincangkan dan saling bertukar pikiran. Jalinan silaturahim itulah membuat Taufik betah di dunia offroad.

Ada yang lain dari sosok ayah dari Febby Putri Wisnu dan Annisa Octiantarika Wisnu. Selain mencintai mesin ternyata Taufik juga seorang pecinta burung berkicau. Dua burung yakni Kenari dan Cicak Rante menjadi peliharaannya di rumah. Ada anggapan sama bagi Taufik antara mesin dan burung peliharaannya. Yakni suara raungan mesin Toyota 2F dan suara kicauan burung Kenarinya sama-sama membuatnya bergairah. Bila suara mesin terdengar pasti membuatnya ingin menginjak gas dalam-dalam sembari menaklukan ganasnya trek. Sementara suara kicauan Kenari pasti membuat semakin cinta dan ingin memanjakannya. "Suara mesin 2F dan suara kicau itu lho yang membuat saya sangat perhatian," ujarnya lulusan SMA Negeri 5 Samarinda ini sembari tertawa. Saking cintanya Taufik tidak lupa memberi julukan. Untuk mobilnya dijuluki Blonteng dan burung kicaunya dijuluki Bagong. (*)

Biodata
Nama                : Taufik Wisnu
Panggilan         : Taufik
TTL                    : Kediri, 11 November 1977
Hobi                   : Offroad dan Pelihara Burung Berkicau
Istri                    : Yusda Sugiarti Wisnu
Anak-anak        : Febby Putri Wisnu (4) dan Annisa Octiantarika Wisnu (1)
Prestasi           :

  • Juara III Offroad Pinggir Tebes di Tenggarong 2008 (Kelas  Extreme) bersama co Driver Rahman
  • Juara I Offroad "Halal Bil Halal Offroad"Balikpapan 2008  (Kelas Extreme Unlimited) bersama Co Driver Jinggo
  • Juara III Offroad "Samboja" 2008 (Kelas Extreme) bersama Co  Driver Santung
  • Juara II Offroad "Rumah Kebun Challenge" Samarinda 2009 (Kelas Extreme) bersama Co Driver Jinggo.
  •  Juara II Offroad "Erau Offroad" Tenggarong 2009 (Kelas Up 2.500 cc) bersama Co Driver Jinggo (bay)
     

komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
© 2008 Kompas Gramedia. All rights reserved