|
|
|
/ Home / Tenggarong /
Tenggarong
Warga Empat Desa Urunan Buru Buaya
Buaya yang dikenal dengan monster Sangatta (Kutim) ketika tertangkap masyarakat Sabtu, 6 Maret 2010 | 06:54 WITA
Laporan wartawan Tribun Kaltim, Basir Daud TEGGARONG, TRIBUN KALTIM - Warga empat desa yang bermukim di kawasan Sungai Santan Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara menggalang dana untuk memburu buaya yang meresahkan warga karena sudah menelan korban jiwa, Sabtu (6/3/302010). "Kami dari empat desa diantaranya Desa Kersik, Santan Ulu, Santan Tengah, dan Santan Ilir sepakat untuk menggalang dana sukarela warga agar kejadian yang menimpa warga tidak terulang. Sebenarnya ini langkah untuk mengantisipasi," ujar Kepala Desa Santan Ulu Hery Budianto, Sabtu (6/3/2010). Seperti diketahui sekitar bulan lalu, tepatnya pada, Jumat (12/2/2010), salah seorang warga Desa Santan Ulu, Beddu (55) menjadi korban keganasan buaya santan. Korban diterkam saat mengambil air di pinggir sungai di belakang rumahnya. Menurut Hery, Beddu adalah korban ke enam keganasan buaya Santan sejak 2007. "Karena itu warga yang tinggal di bantaran sungai masih was-was," ujarnya. Tentang jumlah sumbangan yang sudah terkumpul, Hery mengaku tidak mengetahui pasti karena masing-masing desa sudah menunjuk koordinator pengumpulan sumbangan. "Sampai hari ini saya belum tahu sudah berapa. Yang jelas dana itu nanti untuk mengantisipasi agar buaya tidak menerkam warga lagi," katanya. (*)
komentar
|
advertisement
|