/ Home / Bontang /
Bontang
DPRD Bontang Tahan Teknisi Wartsila

Selasa, 9 Maret 2010 | 19:40 WITA

* Laporan wartawan Tribun Kaltim, Basir Daud

JEPARA, TRIBUNKALTIM.co.id  - DPRD Bontang 'menyandera' dua orang teknisi PT Wartsila di Bontang. DPRD melarang teknisi PT Wartsila keluar dari Bontang sebelum bisa memperbaiki kerusakan mesin Pembangkit Listrik Tenaga Mini Gas (PLTMG) berkapasitas 7 MW.

"Tadi pagi setelah dengar pendapat dengan PLN Bontang kami mendapat informasi dari PLN bahwa salah satu mesin PLTMG yang sedang rusak tengah diperbaiki oleh teknisi Wartsila. DPRD dari lintas Komisi langsung ke PLTMG dan meminta agar teknisi tidak boleh pulang sebelum mesin tersebut baik dan handal. Kami sudah menyurat ke Project Manager PT Wartsila di Jakarta dengan tembusan PLN Wilayah Kaltim, PLN Cabang Bontang dan Wali Kota Bontang," kata Wakil Ketua DPRD Bontang Isro Umarghani, Selasa (9/3).

Seperti diketahui, PT Wartsila merupakan kontraktor pembangunan mesin PLTMG berkapasitas 2 kali 7 MW tersebut. Isro menjelaskan, berdasarkan informasi dari teknisi Wartsila, kerusakan pada mesin 1 PLTMG dicurigai berasal dari coil distributor (sejenis busi) dan system proteksi pada gas valpe.
"Tapi sepertinya untuk system proteksi sudah bisa diperbaiki. Tinggal coil distributor," ujarnya.

Kerusakan pada mesin PLTMG Bontang berdampak pada pemadaman bergilir di sejumlah pelanggan PLN di Kota Bontang. Isro mengatakan, beban puncak PLN Bontang 16 MW, sementara kemampuan optimal PLN hanya 13,5 MW. Saat ini, PLN hanya bisa menyalurkan 9 MW dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel dan dari mesin 2 PLTMG sebesar 4,5 MW.

"Karena itu kita ingin mesin 1 PLTMG segera beroperasi dan menutupi kekurangan beban PLN sehingga tidak ada pemadaman bergilir lagi di Bontang," katanya. (*)

komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
© 2008 Kompas Gramedia. All rights reserved