Sport Star
Dunia Tinju Kehilangan Saleh Basarah
KOMPAS
Saleh Basarah
Kamis, 11 Maret 2010 | 13:36 WITA

JAKARTA, TRIBUNKALTIM  - Saleh Basarah telah kembali kepada Penciptanya. Namun dunia tinju amatir Indonesia tidak akan pernah melupakan jasa-jasanya.

Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PB Pertina) Marsekal (pur) TNI  Mohamad Saleh Basarah Suradiningrat meninggal dunia pada Kamis pukul 03:30 WIB di Rumah Sakit MMC, Kuningan Jakarta dalam usia 81 tahun karena demam berdarah.

   
Mantan Kepala Staf Angkatan Udara masa bakti 28 Maret 1973 hingga 4 Juni 1977  dan menjadi Ketua Umum PB Pertina selama empat periode mulai 1971 hingga 1988.

Pada masa kepmeimpinan Slaeh basarah itulah dunia tinju amatir Indonesia menagalami masa-masa kejayaan. Nama-nama atlet tinju amatir Indonesia seperti Wiem Gommies, Syamsul Anwar Harahap mau pun ferry Moniaga di kenal d-hingga kawasan Asia.

"Tinju Indonesia telah kehilangan satu sosok pemimpin yang sportif dan bertangan dingin," kata mantan juara tinju Asia di Jakarta 1977 Syamsul Anwar Harahap ketika dihubungi di Jakarta, Kamis. "Beliau itu sangat bertangan dingin dalam menjalankan roda organisasi, seluruh promosi atlet harus melewati seleksi tidak bisa asal ambil aja," katanya.
   
"Beliau selain sebagai seorang pemimpin, juga sekaligus sebagai seorang teman, bapak dan pembina. Tidak jarang bapak (Saleh Basarah) memanggil para pengurus atau atlet untuk datang ke rumahnya untuk sekadar melakukan diskusi dengan suasana yang sangat akrab," katanya.

Samsul Anwar Harahap sempat menggambarkan bahwa Saleh Basarah begitu cukup dikenal oleh masyarakat.  "Sempat pada suatu hari mobil yang ditumpangi Bapak bersama sopirnya menabrak di daerah Pamanukan, Jabar, dan ketika Bapak turun dari mobil banyak orang yang berteriak pak Saleh..pak Saleh," ungkap Syamsul Anwar Harapap.

"Dan yang tidak kalah penting bahwa pak Saleh itu dulu dikenal sangat dekat hubungannya dengan Pengda-Pengda, hubungan mereka sangat akrab sekali," tambahnya.
   
Selama periode kepemimpinannya di PB Pertina, Saleh Basarah telah menelorkan atlet-atlet berprestasi diantaranya; Frans V.B (Kejuaraan Asia Thailand 1973), Benny Maniany (Kejuaraan Asia Jakarta 1977), Syamsul Anwar Harahap, William Gomies (medali emas Asian Games Thailand 1978), Ferry Moniaga (emas Kejuaraan Asia India 1980).
   
Almarhum Saleh Basarah lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 14 Agustus 1928. Kamis almarhum disemayamkan di rumah duka di Jl Berlian 1 no 6 Cilandak Barat, Jakarta Selatan dan pada pukul 11.00 WIB almarhum akan dibawa ke Skuadron Udara 17 Lanud Halim Perdana Kusumah untuk penghormatan terakhir.  Kemudian pada pukul 12.30 WIB, almarhum akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Dalam keterpurukan prestasi tinju amatir Indonesia saat ini, kita membutuhkan orang-orang seperti Saleh Basarah..... (kompas.com)

komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
© 2008 Kompas Gramedia. All rights reserved