TRIBUN KALTIM /JUNISAH
Kakek bernama Hendara Surip menjadi kurir sabu-sabu asal Malaysia.
Kamis, 11 Maret 2010 | 14:12 WITA
Laporan wartawan Tribun Kaltim, Junisah
TARAKAN, TRIBUNKALTIM.co.id - Gara-gara terhimpit perekonomian, seorang kakek berumur 70 tahun, nekat menjadi kurir sabu-sabu Malyasia. Kakek bernama Hendra Surip ini diringkus polisi, Rabu (10/3) saat melintas menggunakan ojek di depan Tennis Indoor.
Dari ransel yang dibawa sang kakek ditemukan 53,42 gram sabu-sabu asal Malaysia, uang tunai Rp 710.000 dan satu unit handphone. Hendra mengaku, terpaksa menjadi orang suruhan karena terjepit masalah ekonomi.
"Saya melakukan ini karena tidak ada uang, untuk makan aja susah, apalagi beli rokok," ucapnya.
Kasat Narkoba Polres Tarakan, AKP Agus Supraptomo mengatakan, sebelum melakukan penangkapan, pihakanya telah melakukan pemantauan. "Dari pantauan kita, ternyata kakek ini menjadi kurir, untuk itu kami buntuti dan akhirnya di depan Tennis Indoor kami langsung melakukan penangkapan," katanya.
Sang kakek ini akan dijerat KUHP pasal 112 ayat 2 tentang psikotropika dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, tersangka mendekam di tahanan Polres Tarakan. (*)