KOMPAS IMAGES
Polisi menunjukkan foto Dulmatin, yang tewas dalam penggerebekan di Pamulang
Kamis, 11 Maret 2010 | 19:35 WITA
Laporan wartawan Tribunnews.com, Willem Jonatan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Azzam Baabud, kakak kandung Dulmatin, keluar dari Gedung Instalasi Rehabilitasi Medik, Rumkit Puspol RS Sukanto, Kramat Jati, Jakarta, Kamis, (11/3/2010) malam.
Kedatangan Azzam untuk menengok jenazah adiknya yang terbaring di ruang Instalasi Kedokteran Forensik (IKF). Saat keluar, dia mendapat pengawalan ketat dari polisi.
Para wartawan berupaya mencecarnya dengan pertanyaan. Namun tak sepatah kata terucap dari bibirnya.
Abu Wildan, kerabat Dulmatin, sebelumnya keluar lebih dulu menuju (IKF). Dia juga mendapat pengawalan ketat dari polisi untuk menghindari serbuan pertanyaan wartawan.
Rencananya, malam ini jenazah Dulmatin langsung dibawa ke Pemalang, Jawa Tengah untuk dimakamkan dengan ambulans. Tadi sore, menurut keterangan Abu Wildan, pemakamannya itu juga sudah disiapkan.
Sementara, keluarga jenazah Ridwan dan Hasan Noer belum tampak. Namun seorang petugas polisi mengatakan keluarga dari ketiga jenazah itu sudah diberi tahu. (TNC)