Samarinda
Wagub Pertemukan Enam Komponen BSB

Kamis, 11 Maret 2010 | 22:15 WITA

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjdy mengaku sangat prihatin dengan persoalan proyek Bandara Samarinda Baru (BSB) Sei Siring, yang hingga saat ini tak kunjung ada penyelesaiannya. Karena itu, dalam waktu dekat, dirinya akan mempertemukan enam komponen penting dan berkompeten untuk membahas tuntas semua persoalan yang ada selama ini.

Keenam komponen penting itu adalah, Gubernur, DPRD Kaltim, Pemkot Samarinda, DPRD Samarinda, Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan terakhir PT Nuansa Cipta Realtindo (NCR) yang masih tercatat sebagai kontraktor BSB.

"Semua pihak yang terkait dengan pembangunan BSB itu perlu duduk satu meja, untuk membahas masalah ini sehingga ada jalan keluar yang ditemukan, dan semuanya bisa menjadi jelas. Tidak seperti sekarang ini, terkesan banyak persoalan yang tidak bisa diselesaikan dengan baik," kata Farid, Kamis (11/3).

Menurutnya, masing-masing dari keenam komponen itu terlihat tetap pada acuan dan pendapatnya masing-masing, misal Gubernur atas nama Pemprov tetap mengacu pada hasil tim audit teknis yang menghasilkan progres 23 persen. Sementara NCR dan mendapat persetujuan Pemkot dan DPRD Samarinda, ada penambahan progress sekitar 9 persen yakni progress di luar kontrak.

Beban utang pemerintah kemudian menjadi besar, ketika acuannya adalah progress 23 persen maka piutang NCR hanya Rp 35 miliar. Sementara NCR dengan versi progressnya mencapai 32 persen, sehingga utang pemerintah yang harusnya dibayar adalah Rp 143 miliar.

"Saya pribadi yakin pasti ada jalan keluarnya, dengan tetap pada tujuan akhir yakni bandara itu harus diselesaikan. Mengapa ini perlu saya ungkapkan? Karena terus terang pemerintah dan pihak terkait lainnya memiliki beban, BSB adalah harapan masyarakat untuk segera diwujudkan," ujarnya dengan tegas.

Lantas kapan enam pihak berkepentingan itu akan dipertemukan? Farid belum bisa memastikannya. Pemprov nantinya akan berkoordinasi dengan keenam pihak tersebut. "Sekali lagi saya tegaskan, niatan kita hanya satu yakni untuk menyelematkan pembangunan BSB ini hingga selesai," tandasnya. (aid)

komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
© 2008 Kompas Gramedia. All rights reserved