Tenggarong
5 Ton Ikan Mas Mati Terapung di Loa Ipuh Darat Kutai Kartanegara

Minggu, 1 Agustus 2010 | 12:57 WITA

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Basir Daud

TENGGARONG, tribunkaltim.co.id - Petani keramba di RT 14 Desa Loa Ipuh Darat Kecamatan Tenggarong Kutai Kartanegara mengeluhkan ikan yang mereka budidayakan di Keramba Apung mati terapung.

"Sudah sejak Selasa kemarin, air mulai bangar. Ikan-ikan mas yang di keramba mati semua," ujar Ismail, salah satu petani, Minggu (1/8/2010).

Air bangar merupakan fenomena air yang mengandung sari akar pohon yang membusuk karena lama terendam air.

Ia menjelaskan, ada 70 keramba ikan mas di daerah itu. "Kalau perkiraan, 5 ton ikan mas itu kurang lebih 50.000 ekor ikan mas," katanya.

Kerugian akibat kermatian massal itu diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. "Coba saja dikalikan harga ikan mas Rp 21.000 per Kg, kali 5 ton ikan yang mati," katanya.  (*)

komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code
Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
© 2008 Kompas Gramedia. All rights reserved